DAIRI โ Memasuki hari keempat, pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Kabupaten Dairi semakin masif. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bersama elemen masyarakat terus bergerak melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan estetika kota.
Pada kegiatan hari ini, fokus utama dialihkan pada normalisasi saluran drainase dan penataan ruang publik untuk memastikan terciptanya lingkungan yang tidak hanya bersih (Resik), tetapi juga menjamin aspek kesehatan (Sehat) bagi warga. Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala atas arahan bupati juga melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Silahisabungan, salah satu ikon wisata Kabupaten Dairi.
Kata Wahyu Daniel, edukasi kebersihan selain kebersihan fisik, gerakan ini juga menyelipkan pesan tentang kemandirian, dan akan kesadaran kebersihan lingkungan secara swadaya.
"Gerakan ASRI ini bukan sekadar gotong royong musiman, melainkan upaya kita bersama untuk mengembalikan identitas Dairi yang bersih dan nyaman. Kita ingin masyarakat merasa bangga dengan lingkungannya sendiri," ungkapnya.
Gerakan ASRI hari keempat ini juga ditandai penataan taman di depan pendopo bupati dengan penanaman tanaman hias di guna mendukung aspek Indah (Estetika) Kabupaten Dairi. Aktifitas lain berupa normalisasi drainase berupa pembersihan sedimen dan sampah pada saluran air di jalan-jalan protokol untuk mencegah genangan saat hujan.(Diskominfo)