Satpol PP dan PD Pasar Sidikalang Bergerak Lakukan Penertiban PKL Bandel Cegah Kemacetan

Senin, 25 Mei 2026 - 14:32 · dilihat 23 kali


DAIRI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dairi bersama PD Pasar Sidikalang kembali turun langsung melakukan patroli, penataan, dan penertiban di kawasan pusat pasar Sidikalang, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya serius pemerintah dalam menangani gangguan ketenteraman dan ketertiban umum yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Patroli dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik padat aktivitas perdagangan dan lalu lintas, di antaranya Jalan Sekolah, Jalan Boang, Jalan Klasen, Jalan Trikora, Jalan Pekan, hingga Jalan Dairi. Sebanyak 10 personel Satpol PP, 20 personel PD Pasar, serta 6 personel Dinas Perhubungan diterjunkan dalam operasi gabungan tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Dairi, Horas Pardede, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna penanganan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum serta surat tugas resmi dari Kasatpol PP Kabupaten Dairi.

“Penertiban ini bukan semata-mata untuk melakukan tindakan hukum, tetapi juga untuk menciptakan kawasan pasar yang tertib, aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat. Kami ingin memastikan aktivitas perdagangan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Horas Pardede dalam laporannya.

Dalam patroli tersebut, petugas gabungan melakukan monitoring menyeluruh terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan di luar batas area pasar yang telah ditentukan. Sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengawasan antara lain Jalan Sekolah, Jalan Boang, Jalan Trikora, dan Jalan Pekan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah pedagang yang melanggar ketentuan Peraturan Daerah (Perda). Sebagai bentuk penegakan aturan, tim gabungan mengambil tindakan tegas dengan menyita barang dagangan milik pedagang yang tetap membandel.

Barang-barang hasil penertiban kemudian diamankan ke kantor Satpol PP untuk proses lebih lanjut. Langkah ini dilakukan guna memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan para pedagang agar menaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Tak hanya persoalan PKL, petugas juga menemukan sejumlah permasalahan lalu lintas yang dinilai semakin memperparah kondisi kemacetan di pusat pasar Sidikalang. Saat patroli di Jalan Sekolah dan Jalan Trikora, banyak becak terlihat parkir berlapis di badan jalan sehingga menghambat arus kendaraan pada ruas jalan yang sempit.

Selain itu, petugas turut mendapati sejumlah pengendara sepeda motor yang melawan arus lalu lintas. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan lain dan memperumit situasi lalu lintas di kawasan pasar yang setiap hari dipadati aktivitas masyarakat.

Horas Pardede menegaskan, pihaknya bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan dan penertiban secara berkelanjutan demi menciptakan wajah pasar Sidikalang yang lebih tertata dan tertib.

“Pada dasarnya pedagang yang di trotoar sudah semakin sedikit hanya tinggal yang bandel- bandel saja. Kalau ada petugas, mereka gak ada berjualan di trotoar, tetapi apabila petugas sudah pulang, mereka kembali berdagang di trotoar bahkan dibahu jalan. Yang menjadi persoalan inti sekarang, banyak masyarakat yang selalu melanggar lalu lintas yaitu melawan arah dan parkir bukan di tempat yang ditentukan terutama di jalan trikora, " ucapnya.

"Kita sangat berharap masyarakat memiliki kesadaran akan ketertiban yang mana harus menghormati kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Pasar yang tertib akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di Sidikalang,” tegasnya. (Diskominfo)