PAKPAK BHARAT - Bupati Dairi melalui, Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Kabupaten Pakpak Bharat yang digelar di Aula Bale Sada Arih, Selasa (31/03/2026).
Dalam forum strategis tersebut, Wahyu menegaskan bahwa hubungan antara Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat bukan sekedar kedekatan geografis, melainkan ikatan historis yang kuat. Ia mengingatkan bahwa Pakpak Bharat merupakan hasil pemekaran dari Dairi pada tahun 2003, sehingga keduanya memiliki keterkaitan sosial, budaya, dan ekonomi yang tidak terpisahkan.
“Sejarah ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat kolaborasi pembangunan ke depan,” ujarnya mengawali.
Lebih lanjut, Wahyu menyoroti besarnya potensi kedua daerah sebagai kawasan strategis yang mampu mewujudkan kemandirian di sektor pangan, energi, dan air. Menurutnya, pengelolaan potensi tersebut harus dilakukan secara terintegrasi agar memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

Dalam konteks pembangunan regional, ia juga menekankan pentingnya penguatan kawasan KARDAPAK (Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat) sebagaimana tertuang dalam RPJMD Provinsi Sumatera Utara. Kawasan ini diproyeksikan sebagai pusat pengembangan pariwisata yang berdaya saing, khususnya dalam mendukung kawasan barat daya Danau Toba. Hal ini pun menjadi poin penting yang disampaikan Bupati Dairi saat mengikuti Musrenbang serupa di Kabupaten Karo beberapa waktu lalu.
“Kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan menjadi kunci agar kawasan ini mampu bersaing dengan destinasi wisata lainnya,” tegasnya.
Tidak hanya pariwisata, Wahyu juga menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian serta pengembangan industri berbasis UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Ia optimis, sinergi lintas wilayah akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Musrenbang RKPD ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam menyelaraskan program pembangunan, memperkuat kerja sama antar wilayah, serta merumuskan kebijakan yang berkelanjutan dan inklusif di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan itu, Wahyu turut didampingi oleh Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Anggara Sinurat, serta Staf Ahli bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pelayanan Umum, Ruspal Simarmata.(Diskominfo)