DAIRI - Ditengah tekanan efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Dairi tetap berupaya menjaga denyut pembangunan infrastruktur jalan. Di balik angka-angka yang menunjukkan tantangan besar, tersimpan komitmen untuk memastikan konektivitas antar wilayah tetap terjaga, bahkan ditingkatkan.
Berdasarkan data terbaru Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), total panjang jalan di Kabupaten Dairi mencapai 1.608,48 kilometer. Namun, dari jumlah tersebut, kondisi jalan rusak berat masih mendominasi dengan panjang mencapai 671,80 kilometer. Angka ini menjadi cerminan nyata bahwa pekerjaan rumah sektor infrastruktur masih sangat besar.
Kepala Dinas PUTR Dairi, Masaraya Berutu, menegaskan bahwa di tengah keterbatasan anggaran pihaknya tetap bergerak secara terukur dan strategis. Ia menyampaikan bahwa langkah-langkah perbaikan dilakukan berdasarkan skala prioritas dan kondisi riil di lapangan, sebagaimana arahan langsung dari Bupati Dairi, Vickner Sinaga.
“Bapak Bupati menginstruksikan agar setiap rupiah anggaran benar-benar tepat sasaran. Oleh karena itu, kami melakukan pemetaan kondisi jalan secara detail, untuk menentukan apakah suatu ruas membutuhkan perbaikan total atau cukup pemeliharaan,” ujar Masaraya, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, program perbaikan jalan akan menyasar berbagai titik di sejumlah kecamatan, dengan pendekatan berbeda sesuai tingkat kerusakan. Untuk ruas dengan kerusakan berat, akan dilakukan rekonstruksi total, sementara ruas dengan kerusakan ringan hingga sedang akan ditangani melalui program pemeliharaan.
Sementara untuk wilayah perkotaan, khususnya di Sidikalang, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan yang tersebar di beberapa titik pada Tahun Anggaran 2026.
Meski demikian, seluruh program tersebut saat ini masih berada dalam tahap perencanaan teknis. Tahapan ini menjadi krusial sebelum memasuki proses tender pengadaan barang dan jasa sesuai peraturan yang berlaku, yang nantinya akan memilih pihak penyedia jasa konstruksi dalam melaksanakan pekerjaan fisik di lapangan.
Dengan berbagai keterbatasan yang ada, Pemerintah Kabupaten Dairi mencoba menapaki jalan panjang pembangunan secara realistis namun tetap progresif. Di beberapa ruas jalan yang masih perlu penanganan, harapan akan konektivitas yang lebih baik terus dijaga, pelan namun pasti.(Diskominfo)