Pemkab Dairi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Jalan Tapanuli

Selasa, 22 September 2026 - 21:19 · dilihat 22 kali


DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas terkait bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kebakaran permukiman yang terjadi di Jalan Pakpak dan Jalan Tapanuli, Kecamatan Sidikalang, yang terjadi, Jumat, 18 September 2026 lalu.

Bantuan logistik diserahkan pada Selasa (22/9/2026) oleh Pemkab Dairi yang dipimpin Sekretaris Daerah, Charles Bantjin didampingi Plt. Kalaksa BPBD Dairi Erwin Sitorus, Kadis Sosial Tumpal Pararibu beserta tim, Plt. Kadis Dukcapil Ruspal Simarmata beserta tim, Camat Sidikalang Mawardi Tumanggor, Lurah Sidikalang Anjas Ujung, serta jajaran BPBD.

Bantuan diberikan kepada lima keluarga yang rumahnya terbakar dan dua keluarga yang rumahnya turut terdampak dan harus dibongkar.

Bantuan yang diserahkan berupa seng BJLS, tikar, matras, terpal, angkong, sapu, sekop, hygiene kit, pakaian, perlengkapan sekolah, selimut hingga kebutuhan bayi.

Selain itu, Dinas Sosial turut menyalurkan kebutuhan dasar berupa beras dan minyak goreng. Sementara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membantu penerbitan kembali dokumen kependudukan yang ikut terbakar, seperti Kartu Keluarga dan akta nikah.

Bupati Dairi melalui Plt. Kalaksa BPBD Dairi, Erwin Sitorus, menyampaikan empati dan keprihatinan atas musibah yang dialami masyarakat. Ia mengingatkan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Dairi turut berempati atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak. Kami juga mengimbau agar kita semua senantiasa waspada terhadap berbagai potensi yang dapat memicu kebakaran,” ujar Erwin.

Penyerahan bantuan tersebut disambut baik oleh keluarga korban. Pemkab Dairi memastikan dukungan kepada masyarakat terdampak terus diberikan sesuai kebutuhan dan kemampuan pemerintah. (Diskominfo)